Cara Membuat Media Nutrient Agar & Nutrient Broth + Kalkulator
Nutrient agar (NA) dan nutrient broth (NB) adalah dua medium dasar yang sangat umum digunakan dalam mikrobiologi untuk menumbuhkan bakteri. Keduanya termasuk medium umum nonselektif dan paling sering dipakai untuk kultivasi rutin bakteri non-fastidious, peremajaan isolat, pembuatan inokulum, serta pengamatan pertumbuhan bakteri di laboratorium.
Table Of Content
- Apa Itu Nutrient Agar dan Nutrient Broth?
- Fungsi Utama Medium NA dan NB
- Apakah NA dan NB Termasuk Medium Selektif atau Diferensial?
- Perbedaan Nutrient Agar dan Nutrient Broth
- Komposisi Nutrient Agar dan Nutrient Broth
- Komponen Umum dan Fungsinya
- Contoh Formulasi Umum per Liter
- Warna, pH, dan Karakteristik Fisik
- Cara Membuat Nutrient Agar dan Nutrient Broth
- Cara Membuat Nutrient Broth (NB)
- Kalkulator Nutrient Agar dan Nutrient Broth Online
- Cara Membuat Nutrient Agar (NA)
- Cara Membuat dari Medium Instan
- Penyimpanan Medium NA dan NB
- Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menyiapkan NA/NB
- Keterbatasan Nutrient Agar dan Nutrient Broth
- Perbedaan Nutrient Agar dan PDA
- FAQ Medium NA dan NB
- Kesimpulan
- Sumber Pustaka
- Terkait
Perbedaan paling mendasar antara keduanya ada pada keberadaan agar. Nutrient broth adalah medium cair, sedangkan nutrient agar adalah medium padat karena ditambah agar sebagai pemadat. Meskipun tampak sederhana, pemahaman yang tepat tentang fungsi, komposisi, cara pembuatan, dan keterbatasan NA dan NB sangat penting agar hasil kultivasi tidak salah ditafsirkan.
Rangkuman Cepat Nutrient Agar dan Nutrient Broth
- Nutrient agar (NA) adalah medium padat umum untuk menumbuhkan, mengisolasi, mengamati morfologi koloni, dan menghitung bakteri.
- Nutrient broth (NB) adalah medium cair umum untuk peremajaan kultur, propagasi sel, dan pembuatan inokulum.
- NA dan NB bukan medium selektif atau diferensial secara bawaan, tetapi dapat dimodifikasi dengan bahan tambahan tertentu.
- Komponen utama NA/NB umumnya adalah sumber nitrogen organik, ekstrak nutrien, NaCl, dan agar untuk NA.
- Agar pada NA berfungsi sebagai pemadat, bukan sumber nutrisi utama bagi bakteri.
- NA dan NB cocok untuk banyak bakteri non-fastidious, tetapi tidak ideal untuk semua mikroorganisme, terutama yang membutuhkan nutrisi khusus.
Apa Itu Nutrient Agar dan Nutrient Broth?
Nutrient broth adalah medium cair umum yang menyediakan nutrien dasar bagi pertumbuhan berbagai bakteri. Medium ini lazim dipakai untuk membiakkan bakteri dalam bentuk suspensi, memperbanyak biomassa sel, atau meremajakan isolat dari stok kultur.
Nutrient agar adalah bentuk padat dari medium yang serupa, dengan penambahan agar sebagai agen pemadat. Dalam bentuk padat, pertumbuhan bakteri akan terlihat sebagai koloni terpisah, sehingga NA sangat berguna untuk isolasi, pengamatan morfologi koloni, dan metode enumerasi seperti total plate count.
Keduanya adalah medium kompleks, bukan medium sintetik terdefinisi. Artinya, beberapa komponen penyusunnya seperti peptone, beef extract, atau yeast extract bukan zat tunggal murni, melainkan campuran nutrien organik yang komposisinya mendukung pertumbuhan bakteri secara umum.
Fungsi Utama Medium NA dan NB
NA dan NB sama-sama dipakai untuk kultivasi bakteri, tetapi fungsi praktisnya tidak sepenuhnya identik.
| Medium | Fungsi Utama |
| Nutrient Agar (NA) | Menumbuhkan bakteri pada medium padat, mengisolasi koloni, mengamati morfologi koloni, menghitung populasi bakteri, membuat agar miring atau agar tusuk untuk pemeliharaan jangka pendek |
| Nutrient Broth (NB) | Menumbuhkan bakteri dalam medium cair, meremajakan kultur, memperbanyak inokulum, menghasilkan biomassa sel, dan menumbuhkan kultur sebelum dipindahkan ke medium lain |
Karena bersifat umum, kedua medium ini sering menjadi medium pertama yang digunakan saat bekerja dengan bakteri laboratorium biasa. Namun, untuk bakteri fastidious atau mikroorganisme dengan kebutuhan nutrisi khusus, medium ini sering kali tidak cukup.
Apakah NA dan NB Termasuk Medium Selektif atau Diferensial?
Tidak. Secara standar, nutrient agar dan nutrient broth adalah medium umum nonselektif dan non-diferensial. Artinya, medium ini tidak dirancang untuk memilih satu kelompok bakteri tertentu sambil menghambat yang lain, dan juga tidak dirancang untuk membedakan bakteri berdasarkan reaksi indikator warna tertentu.
Namun, NA atau NB dapat dimodifikasi dengan bahan tambahan sehingga fungsinya berubah. Misalnya:
- penambahan amilum pada NA untuk menapis bakteri amilolitik,
- penambahan darah untuk memperkaya medium bagi bakteri tertentu,
- penambahan indikator atau senyawa inhibitor tertentu untuk membuat medium lebih selektif atau diferensial.
Karena itu, penting untuk membedakan antara NA/NB standar dan NA/NB yang telah dimodifikasi.


Perbedaan Nutrient Agar dan Nutrient Broth
Perbedaan NA dan NB sebenarnya sederhana, tetapi dampak praktisnya sangat penting dalam pekerjaan mikrobiologi.
| Perbandingan | Nutrient Agar (NA) | Nutrient Broth (NB) |
| Bentuk medium | Padat | Cair |
| Agar | Ada | Tidak ada |
| Bentuk pertumbuhan | Koloni di permukaan atau dalam agar | Kekeruhan, endapan, cincin permukaan, atau film |
| Kegunaan utama | Isolasi, pengamatan koloni, hitung koloni, penyimpanan jangka pendek pada agar miring | Peremajaan kultur, propagasi, pembuatan inokulum, pertumbuhan biomassa |
| Wadah | Cawan petri, tabung reaksi, botol media | Tabung reaksi, erlenmeyer, botol kultur |
Komposisi Nutrient Agar dan Nutrient Broth
Komposisi NA dan NB dapat sedikit berbeda antarprodusen. Karena itu, jika Anda memakai medium instan komersial, selalu utamakan petunjuk formulasi pada label atau lembar data produk. Namun, secara umum, komponen penyusunnya sama: sumber nitrogen organik, ekstrak nutrien, garam, dan agar untuk medium padat.
Komponen Umum dan Fungsinya
| Komponen | Fungsi Umum |
| Peptone | Sumber nitrogen organik, peptida, dan asam amino |
| Beef extract / meat extract | Sumber karbon, nitrogen, mineral, dan faktor pertumbuhan |
| Yeast extract | Sumber vitamin, nitrogen, dan faktor pertumbuhan |
| Sodium chloride (NaCl) | Membantu menjaga keseimbangan osmotik medium |
| Agar | Pemadat medium pada NA |
Contoh Formulasi Umum per Liter
Berikut contoh formulasi umum yang sering dijumpai pada banyak produk atau resep laboratorium. Nilainya dapat sedikit berbeda tergantung produsen:
| Komponen | Nutrient Broth (g/L) | Nutrient Agar (g/L) |
| Peptone | 5 | 5 |
| Beef extract / equivalent extract | 1–1.5 | 1–1.5 |
| Yeast extract | 1.5–2 | 1.5–2 |
| Sodium chloride | 5 | 5 |
| Agar | – | 15 |
pH akhir medium umumnya berada di kisaran netral hingga sedikit alkalis, biasanya sekitar 6.8–7.4, tergantung formulasi yang digunakan.
Warna, pH, dan Karakteristik Fisik
Nutrient agar yang telah larut dan belum diinokulasi umumnya tampak kuning muda hingga kuning keemasan dan relatif jernih. Setelah memadat dalam cawan atau tabung, konsistensinya padat tetapi tetap lunak bila dibandingkan dengan beberapa medium lain yang lebih kaya agar.
Nutrient broth berbentuk cair jernih hingga agak kekuningan. Setelah diinokulasi dan diinkubasi, pertumbuhan bakteri biasanya tampak sebagai kekeruhan, endapan, atau lapisan tipis di permukaan, tergantung jenis bakteri dan pola pertumbuhannya.
Cara Membuat Nutrient Agar dan Nutrient Broth
Secara prinsip, cara membuat NB dan NA sama. Perbedaannya hanya pada penambahan agar untuk membuat NA menjadi padat.
Cara Membuat Nutrient Broth (NB)
- Timbang semua bahan sesuai komposisi yang diinginkan.
- Larutkan bahan dalam akuades sampai mendekati volume akhir.
- Aduk hingga semua bahan tercampur merata.
- Sesuaikan pH bila perlu.
- Tambahkan akuades hingga volume akhir tercapai.
- Distribusikan ke tabung, erlenmeyer, atau botol kultur sesuai kebutuhan.
- Tutup wadah dengan penutup yang sesuai, misalnya sumbat kapas, tutup ulir longgar, atau penutup tahan autoklaf.
- Sterilkan dengan autoklaf pada 121°C selama 15–20 menit.
Kalkulator Nutrient Agar dan Nutrient Broth Online
Untuk memudahkan perhitungan bahan berdasarkan volume yang ingin dibuat, Anda dapat menggunakan kalkulator NA dan NB berikut. Kalkulator ini berguna terutama saat Anda ingin menyiapkan medium dalam volume kecil atau volume yang tidak bulat, sehingga jumlah bahan bisa langsung disesuaikan tanpa menghitung manual.
Klik tautan berikut untuk mengakses kalkulator: Kalkulator NA dan NB
Meski begitu, tetap periksa kembali formulasi yang Anda gunakan. Jika medium berasal dari produk instan komersial, ikuti komposisi dan petunjuk dari produsen, lalu gunakan kalkulator hanya sebagai alat bantu hitung volume.
Cara Membuat Nutrient Agar (NA)
- Timbang semua bahan medium, termasuk agar.
- Campurkan dalam akuades dan aduk merata.
- Panaskan sambil diaduk hingga agar larut sepenuhnya dan medium tampak jernih.
- Sesuaikan volume akhir jika ada kehilangan karena penguapan.
- Distribusikan medium ke botol, tabung, atau wadah lain yang sesuai.
- Tutup wadah menggunakan penutup yang aman untuk autoklaf.
- Sterilkan dalam autoklaf pada 121°C selama 15–20 menit.
- Untuk medium cawan, dinginkan sampai sekitar 45–50°C lalu tuang secara aseptis ke cawan petri steril.
- Untuk agar miring, medium dapat dituangkan ke tabung sebelum sterilisasi atau sesudah sterilisasi sesuai prosedur kerja laboratorium, kemudian dimiringkan saat mulai memadat.
Catatan penting: tujuan pemanasan sebelum autoklaf adalah melarutkan agar, bukan mensterilkan medium. Sterilisasi tetap dilakukan di autoklaf.

Cara Membuat dari Medium Instan
Jika Anda memakai medium instan, langkah paling aman adalah mengikuti instruksi produsen, karena jumlah gram per liter bisa berbeda antar merek. Secara umum, prinsipnya sama:
- timbang bubuk medium sesuai petunjuk,
- larutkan dalam akuades,
- panaskan sampai benar-benar larut jika mengandung agar,
- sterilkan dengan autoklaf,
- tuang atau gunakan sesuai kebutuhan.
Jika Anda memakai NB instan dan ingin membuat medium padat, Anda dapat menambahkan agar sesuai konsentrasi yang dibutuhkan, lalu melanjutkan proses seperti pembuatan NA.
Penyimpanan Medium NA dan NB
Medium yang sudah dibuat perlu disimpan dengan benar agar tetap layak pakai.
- Cawan NA siap pakai sebaiknya disimpan terbalik untuk mengurangi tetesan kondensat ke permukaan medium.
- NA dalam cawan umumnya hanya baik dipakai dalam waktu relatif singkat karena lama-kelamaan akan mengering.
- Medium cair atau medium yang belum dituangkan dapat disimpan lebih lama jika tetap steril dan tertutup rapat.
- Sebelum digunakan, periksa apakah ada perubahan warna, kekeruhan yang tidak semestinya, retakan, atau pertumbuhan kontaminan.
Praktik penyimpanan dapat berbeda antar laboratorium, tetapi prinsip utamanya adalah menjaga medium tetap steril, tidak mengering, dan tidak mengalami kondensasi berlebihan.
Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menyiapkan NA/NB
- Pastikan agar benar-benar larut sebelum sterilisasi. Agar yang belum larut dapat menyebabkan medium gagal memadat dengan baik.
- Jika medium dipanaskan lama dalam wadah terbuka, perhatikan kemungkinan kehilangan volume akibat penguapan.
- Jangan menuang NA saat masih terlalu panas karena akan menyebabkan banyak kondensasi pada cawan.
- Jangan gunakan medium yang menunjukkan tanda kontaminasi, perubahan warna mencolok, atau bau yang tidak normal.
- Jika medium akan dipakai untuk plate count atau pekerjaan kuantitatif, kualitas sterilitas dan homogenitas medium harus dijaga lebih ketat.
Keterbatasan Nutrient Agar dan Nutrient Broth
Meskipun sangat berguna, NA dan NB bukan medium universal untuk semua mikroorganisme.
- Tidak ideal untuk bakteri yang sangat fastidious dan membutuhkan faktor pertumbuhan khusus.
- Tidak selektif, sehingga tidak cocok jika tujuan Anda adalah menekan pertumbuhan kelompok mikroba lain secara spesifik.
- Tidak diferensial, sehingga tidak menunjukkan reaksi khas seperti perubahan warna atau fermentasi tertentu tanpa modifikasi tambahan.
- Tidak cukup untuk identifikasi bakteri secara langsung tanpa uji lanjutan.
Perbedaan Nutrient Agar dan PDA
Nutrient agar (NA) terutama digunakan untuk pertumbuhan bakteri umum, sedangkan potato dextrose agar (PDA) lebih sering digunakan untuk menumbuhkan kapang dan khamir. Perbedaan utama keduanya terletak pada komposisi nutrien dan kelompok mikroorganisme yang lebih cocok tumbuh pada medium tersebut.
NA mengandalkan peptone dan ekstrak nutrien sebagai sumber utama nutrisi, sedangkan PDA kaya akan karbohidrat dari infus kentang dan dextrose, sehingga lebih mendukung pertumbuhan fungi.
FAQ Medium NA dan NB
1. Apa itu NA dan NB?
NA adalah nutrient agar, yaitu medium padat umum untuk bakteri. NB adalah nutrient broth, yaitu versi cair dari medium yang sama. Keduanya digunakan untuk kultivasi rutin bakteri non-fastidious.
2. Apa fungsi utama nutrient agar?
Fungsi utama nutrient agar adalah untuk menumbuhkan bakteri pada medium padat, mengamati morfologi koloni, mengisolasi koloni tunggal, dan menghitung populasi bakteri pada sampel tertentu.
3. Apa fungsi utama nutrient broth?
Nutrient broth digunakan untuk menumbuhkan bakteri dalam medium cair, meremajakan isolat, memperbanyak inokulum, dan mendapatkan biomassa sel untuk keperluan lanjutan.
4. Apa saja komponen utama NA dan NB?
Secara umum, komponen utama NA/NB adalah peptone, ekstrak nutrien seperti beef extract atau yeast extract, sodium chloride, dan agar untuk NA. Formulasi detail dapat sedikit berbeda antarprodusen.
5. Apakah nutrient agar termasuk medium selektif?
Tidak. Nutrient agar standar adalah medium umum nonselektif. Ia baru menjadi lebih selektif atau diferensial jika dimodifikasi dengan bahan tambahan tertentu.
6. Mengapa agar ditambahkan pada NA tetapi tidak pada NB?
Agar ditambahkan pada NA agar medium menjadi padat. Pada NB, agar tidak ditambahkan karena medium cair dibutuhkan untuk pertumbuhan suspensi sel.
7. Apakah NA dan NB bisa digunakan untuk semua bakteri?
Tidak selalu. Keduanya cocok untuk banyak bakteri non-fastidious, tetapi beberapa bakteri memerlukan medium yang lebih kaya atau lebih spesifik.
8. Berapa suhu dan waktu sterilisasi yang umum digunakan?
Sterilisasi biasanya dilakukan dengan autoklaf pada 121°C selama sekitar 15–20 menit, tergantung volume dan prosedur laboratorium.
Kesimpulan
Nutrient agar dan nutrient broth adalah dua medium dasar yang sangat penting dalam mikrobiologi bakteri. Keduanya mudah dibuat, serbaguna, dan sangat berguna untuk kultivasi rutin, tetapi tetap memiliki batasan yang harus dipahami. Nutrient agar cocok untuk pengamatan koloni dan enumerasi pada medium padat, sedangkan nutrient broth lebih cocok untuk pertumbuhan bakteri dalam bentuk cair dan pembuatan inokulum.
Pemahaman terbaik tentang NA dan NB bukan hanya menghafal resepnya, tetapi memahami mengapa medium itu digunakan, kapan cocok dipakai, kapan perlu dimodifikasi, dan kapan harus diganti dengan medium lain yang lebih spesifik. Dengan pendekatan itu, penggunaan NA dan NB akan menjadi jauh lebih tepat dan hasil kerja mikrobiologi Anda juga lebih dapat diandalkan.
Sumber Pustaka
HiMedia Laboratories. 2003 dan pembaruan teknis produk. Technical Data: Nutrient Agar dan Technical Data: Nutrient Broth.
Prinsip dasar mikrobiologi medium umum untuk bakteri dari literatur mikrobiologi laboratorium dan praktik kultivasi rutin.

[…] Medium NA dan NB adalah salah satu medium umum untuk menumbuhkan bakteri. Berikut bahan-bahannya: […]