Sel Prokariotik: Struktur Sel dan Fungsinya

4.9
(14)

Definisi Sel Prokariotik

Sel merupakan struktur pokok dan fungsi dasar dalam makhluk hidup. Dalam ilmu biologi, sel dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. Sel prokariotik merupakan sel yang tidak memiliki membran yang menyelubungi inti selnya (tanpa membran inti). Dua kingdom yang memiliki tipe sel prokariotik yaitu Archaebacteria dan Bacteria.

Struktur dan Fungsi sel prokariotik

Bakteri termasuk dalam kelompok sel prokariotik, sehingga bakteri merupakan contoh yang cukup mewakili untuk mempelajari struktur dasar pada sel prokariotik. Beberapa struktur penyusun sel prokariotik yaitu inti sel, sitoplasma, ribosom, membran plasma dan dinding sel. Struktur pendukung lain yaitu pili, flagela dan kapsul, dan endospora.

struktur sel bakteri
Gambar 1. Struktur Bakteri sebagai salah satu contoh sel prokariot (Campbell, 2010).

Inti sel

Inti sel merupakan bagian dari sel yang membawa informasi/ materi genetik. Perbedaan utama pada sel prokariotik dan sel eukariotik terletak pada ada tidaknya membran yang melingkupi inti selnya. Sel prokariotik memiliki inti sel tanpa membran yang disebut nukleoid. Sedangkan pada sel eukariotik memiliki inti sel yang dilapisi endomembran sehingga disebut nukleus.
Selain pada nukleoid, materi genetik pada beberapa bakteri juga terdapat pada struktur sirkuler yang disebut plasmid. Plasmid berfungsi untuk menyimpan informasi genetik yang berkaitan dengan pertahanan sel pada kondisi ekstrim dan transformasi informasi genetik.

Sitoplasma

Sitoplasma merupakan bagian sel berbentuk cairan yang tersusun atas air, protein, lipid dan mineral. Sitoplasma berperan sebagai tempat terjadinya proses anabolisme dan katabolisme sel. Di dalam sitoplasma sel prokariotik tidak terdapat organel-organel sel seperti pada sel eukariotik.

Ribosom

Ribosom adalah organel yang bertanggung jawab dalam sintesis protein. Ribosom tersebar di dalam sitoplasma, tempat terjadinya sintesis protein bakteri. Ribosom selalu terdiri dari dua subunit, subunit besar dan subunit kecil, yang bekerja bersamaan membentuk kompleks ribosom. Pada prokariotik memiliki struktur ribosom 70S (S= unit Svedberg), sedangkan pada eukariotik 80S.

Membran Plasma (membran sel)

Membran plasma merupakan struktur pembatas sel yang mengontrol pergerakan keluar masuk substansi ke dalam dan keluar sel. Membran plasma tersusun atas lapisan tipis phospholipid bilayer yang bersifat selective-permeable, yang berarti kemampuan untuk menyeleksi substansi yang dapat masuk dalam sel dan mencegah substansi lain masuk ke sel kembali, seperti sisa metabolism, karbondioksida dan sebagainya. Kemampuan ini karena adanya protein transfer yang berada diantara lapisan fosfolipid.

membran sel bakteri
Gambar 2. Ilustrasi lapisan fosfolipid yang menyusun membran plasma pada sel prokariotik (Campbel, 2010).

Pada domain archaebacteria, phospolipid memiliki ikatan rantai isoprene(phytanyl) yang berikatan dengan gliserol, sedangkan pada bakteri memiliki ikatan asam lemak yang berikatan pada gliserol. Pada beberapa Archaea, ada yang membran plasmanya hanya monolayer.

Dinding Sel

Komposisi dinding sel domain Bacteria dan Archaebacteria, dua domain yang membagi kelompok prokariot, memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Pada beberapa bakteri dinding selnya memiliki beberapa struktur tambahan seperti kapsul, lapisan luar dinding sel bakteri yang berperan dalam proteksi diri dari lingkungan yang ekstrim.

Dinding sel bakteri tersusun salah satunya atas lapisan peptidoglikan. Bakteri dibagi menjadi dua berdasarkan susunan dinding selnya, gram positif dan gram negatif, menurut reaksinya pada uji gram. Pada gram positif lapisan peptidoglikan sangat tebal (±90%). Sedangkan pada bakteri Gram negatif memiliki lapisan peptidoglikan yang relatif tipis, dan didominasi adanya lapisan lipopolisakarida (LPS) dan lipoprotein.

Sumber Pustaka

Campbell, N.A. 2010. Biology Fifth edition. USA: Pearson.

Glencoe. 2008. Biology. New York : McGraw Hill Company.

Introductiory and General Biology.

Internal Structure of Procaryotes

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 4.9 / 5. Vote count: 14

No votes so far! Be the first to rate this post.

3 thoughts on “Sel Prokariotik: Struktur Sel dan Fungsinya”

Leave a Reply

Sel Prokariotik: Struktur Sel dan Fungsinya

by Ika Wahyuni time to read: 2 min
3